site traffic analytics

Apa Itu Average Down Saham dan Bagaimana Cara Melakukannya?

Haii teman Radar, pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang istilah dalam dunia investasi saham yaitu “average down saham”. Istilah ini sering terdengar di kalangan investor saham, namun mungkin masih terdengar asing bagi Anda yang baru mengenal dunia investasi. Simak penjelasan di bawah ini untuk mengetahui lebih lanjut tentang apa itu average down saham.

Apa itu Average Down Saham?

Average down saham merupakan strategi investasi yang dilakukan oleh seorang investor dengan cara membeli saham pada harga yang lebih rendah daripada harga saat pertama kali membeli. Tujuan dari strategi ini adalah untuk menurunkan harga rata-rata beli saham agar lebih murah sehingga investor dapat memperoleh keuntungan lebih besar ketika harga saham naik di masa depan.

Bagaimana Cara Melakukan Average Down Saham?

Cara melakukan average down saham cukup sederhana, yaitu dengan membeli saham pada harga yang lebih rendah daripada harga saat pertama kali membeli. Contohnya, jika seorang investor membeli saham ABC pada harga Rp 10.000 per lembar dan kemudian harga saham turun menjadi Rp 8.000 per lembar, investor tersebut dapat membeli saham ABC sebanyak yang ia mampu pada harga Rp 8.000 per lembar.

Apa Risiko dari Average Down Saham?

Setiap strategi investasi pasti memiliki risiko. Begitu pula dengan strategi average down saham. Risiko utama dari strategi ini adalah jika harga saham terus turun dan investor terus membeli saham pada harga yang lebih rendah, maka investor dapat mengalami kerugian yang besar. Oleh karena itu, investor harus memiliki perencanaan dan strategi yang matang sebelum melakukan average down saham.

TRENDING :  Saham IPO Desember 2020: Peluang Investasi di Akhir Tahun

Apakah Average Down Saham Cocok untuk Pemula?

Sebagai seorang pemula di dunia investasi, Anda perlu berhati-hati saat melakukan average down saham. Sebelum melakukan strategi ini, pastikan Anda sudah memiliki pemahaman yang cukup tentang pergerakan harga saham dan risiko yang mungkin terjadi. Selain itu, pastikan juga Anda memiliki dana yang cukup untuk melakukan pembelian saham pada harga yang lebih rendah.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Melakukan Average Down Saham?

Tidak ada waktu yang tepat untuk melakukan average down saham. Hal ini tergantung pada kondisi pasar dan pergerakan harga saham. Namun, sebaiknya seorang investor melakukan average down saham ketika harga saham sedang mengalami penurunan sementara dan memiliki potensi untuk naik kembali di masa depan.

Bagaimana Cara Keluar dari Average Down Saham?

Cara keluar dari average down saham adalah dengan menjual saham pada harga yang lebih tinggi dari harga rata-rata beli. Tujuan dari strategi ini adalah untuk memperoleh keuntungan dari selisih harga jual dengan harga rata-rata beli. Namun sebelum menjual saham, investor harus melakukan analisis terlebih dahulu untuk menentukan harga jual yang optimal. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan kerugian atau memaksimalkan keuntungan yang didapat dari investasi saham tersebut.

Contoh Penggunaan Average Down Saham

Contoh penggunaan average down saham adalah sebagai berikut. Seorang investor membeli saham XYZ pada harga Rp 12.000 per lembar dan kemudian harga saham turun menjadi Rp 10.000 per lembar. Investor tersebut kemudian membeli saham XYZ sebanyak 100 lembar pada harga Rp 10.000 per lembar. Dengan demikian, harga rata-rata beli saham XYZ menjadi:

(Rp 12.000 x 1 lembar + Rp 10.000 x 100 lembar) / (1 + 100) = Rp 10.080

TRENDING :  Saham Minyak Bumi: Apa yang Harus Anda Ketahui?

Jika harga saham XYZ naik menjadi Rp 13.000 per lembar, maka keuntungan yang diperoleh oleh investor adalah:

(Rp 13.000 – Rp 10.080) x 101 lembar = Rp 292.080

Dapat dilihat bahwa dengan melakukan average down saham, investor dapat memperoleh keuntungan yang lebih besar dibandingkan jika hanya membeli saham pada harga awal.

Kelebihan dan Kekurangan Average Down Saham

Kelebihan Kekurangan
Menurunkan harga rata-rata beli saham sehingga investor dapat memperoleh keuntungan lebih besar ketika harga saham naik di masa depan Jika harga saham terus turun dan investor terus membeli saham pada harga yang lebih rendah, maka investor dapat mengalami kerugian yang besar
Memperbesar posisi dalam saham yang diyakini akan tumbuh di masa depan Tidak semua saham cocok untuk strategi average down saham
Memberikan peluang untuk memperoleh keuntungan yang besar dalam jangka panjang Membutuhkan perencanaan dan strategi yang matang sebelum melakukan average down saham

Orang Juga Bertanya

Pertanyaan Jawaban
Apakah average down saham selalu berhasil? Tidak selalu. Ada risiko bahwa harga saham terus turun dan investor mengalami kerugian yang besar.
Berapa kali sebaiknya melakukan average down saham? Tidak ada aturan yang pasti. Hal ini tergantung pada kondisi pasar dan pergerakan harga saham.
Apakah average down saham cocok untuk semua jenis saham? Tidak semua saham cocok untuk strategi average down saham. Sebaiknya melakukan analisis terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk melakukan average down saham pada suatu saham.
Berapa besar dana yang sebaiknya dipersiapkan untuk melakukan average down saham? Hal ini tergantung pada kebutuhan dan kemampuan investor. Sebaiknya investor memiliki dana yang cukup sebelum melakukan average down saham.
Apakah average down saham cocok untuk investasi jangka pendek atau jangka panjang? Strategi average down saham cocok untuk investasi jangka panjang, karena dapat memberikan peluang untuk memperoleh keuntungan yang besar dalam jangka panjang.
TRENDING :  Laporan Ekuitas Pemegang Saham: Keuntungan dan Kerugian yang Perlu Kamu Ketahui

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan singkat mengenai apa itu average down saham, cara melakukan average down saham, risiko dan kelebihan-kekurangan, serta jawaban atas beberapa pertanyaan yang sering diajukan seputar average down saham. Sebagai seorang investor, penting untuk memiliki pemahaman yang cukup tentang strategi investasi ini sebelum memutuskan untuk menerapkannya. Selalu ingat bahwa setiap strategi investasi memiliki risiko yang harus dihadapi, oleh karena itu, pastikan Anda memiliki perencanaan dan strategi yang matang sebelum melakukan average down saham.

Cek Berita dan Artikel Radarbatas.com lainnya di Google News.