site traffic analytics

Cara Menonaktifkan Aplikasi di Xiaomi dengan Mudah

Haii teman Radar, pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang cara menonaktifkan aplikasi di Xiaomi. Xiaomi merupakan salah satu merek smartphone yang sangat populer di Indonesia. Meskipun memiliki antarmuka yang mudah digunakan, terkadang pengguna perlu menonaktifkan beberapa aplikasi bawaan yang tidak digunakan untuk mengoptimalkan performa dan menghemat ruang penyimpanan. Berikut ini adalah beberapa cara sederhana untuk menonaktifkan aplikasi di Xiaomi.

1. Menggunakan Pengaturan Sistem

Cara pertama yang dapat Anda lakukan adalah dengan menggunakan pengaturan sistem Xiaomi. Berikut langkah-langkahnya:

  • Buka menu “Pengaturan” di perangkat Xiaomi Anda.
  • Gulir ke bawah dan pilih opsi “Aplikasi” atau “Manajemen Aplikasi”.
  • Pilih aplikasi yang ingin Anda nonaktifkan.
  • Pada halaman aplikasi, Anda akan melihat opsi “Nonaktifkan” atau “Nonaktifkan aplikasi”. Ketuk opsi tersebut untuk menonaktifkan aplikasi.

2. Menggunakan Aplikasi Cleaner

Salah satu cara yang mudah untuk menonaktifkan aplikasi di Xiaomi adalah dengan menggunakan aplikasi cleaner pihak ketiga. Berikut langkah-langkahnya:

  • Unduh dan instal aplikasi cleaner dari Play Store, misalnya “CCleaner” atau “SD Maid”.
  • Buka aplikasi cleaner setelah diinstal.
  • Pilih opsi “Aplikasi” atau “Manajemen Aplikasi”.
  • Pilih aplikasi yang ingin Anda nonaktifkan.
  • Ketuk opsi “Nonaktifkan” atau “Nonaktifkan aplikasi”.

3. Menggunakan Aplikasi Pihak Ketiga

Jika metode sebelumnya tidak berhasil, Anda dapat menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti “Package Disabler Pro” atau “Disable Application” yang dapat diunduh dari Play Store. Berikut langkah-langkahnya:

  • Unduh dan instal aplikasi pihak ketiga yang Anda pilih.
  • Buka aplikasi tersebut setelah diinstal.
  • Cari aplikasi yang ingin Anda nonaktifkan dalam daftar aplikasi yang tersedia.
  • Ketuk aplikasi tersebut dan pilih opsi “Nonaktifkan” atau “Disable”.

4. Menggunakan ADB (Android Debug Bridge)

Metode ini lebih canggih dan memerlukan sedikit pengetahuan teknis. Anda dapat menggunakan ADB untuk menonaktifkan aplikasi di Xiaomi. Berikut langkah-langkahnya:

  • Aktifkan opsi pengembang di perangkat Xiaomi Anda. Caranya adalah dengan masuk ke “Pengaturan” > “Tentang Telepon” > ketuk tujuh kali pada opsi “Nomor MIUI” atau “Versi MIUI”.
  • Kembali ke menu “Pengaturan” dan pilih opsi “Pengaturan Tambahan”.
  • Buka opsi “Pengaturan Tambahan” atau “Pengaturan Pengembang”.
  • Aktifkan opsi “USB Debugging” atau “Debugging USB”.
  • Sambungkan perangkat Xiaomi Anda ke komputer menggunakan kabel USB.
  • Unduh dan instal platform ADB di komputer Anda.
  • Buka command prompt atau terminal di komputer dan ketik perintah “adb devices” untuk memastikan perangkat Xiaomi Anda terdeteksi.
TRENDING :  Perbedaan HP Vivo v11 dan Vivo v11 Pro

– Setelah perangkat terdeteksi, ketik perintah “adb shell pm disable -k package_name” di command prompt atau terminal, dengan “package_name” diganti dengan nama paket aplikasi yang ingin Anda nonaktifkan.

5. Menggunakan Aplikasi Pengelola Aplikasi

Anda juga dapat menggunakan aplikasi pengelola aplikasi pihak ketiga, seperti “Titanium Backup” atau “App Master”, untuk menonaktifkan aplikasi di Xiaomi. Berikut langkah-langkahnya:

  • Unduh dan instal aplikasi pengelola aplikasi yang Anda pilih dari Play Store.
  • Buka aplikasi tersebut dan berikan izin akses yang diperlukan.
  • Cari aplikasi yang ingin Anda nonaktifkan dalam daftar aplikasi yang tersedia.
  • Ketuk aplikasi tersebut dan pilih opsi “Nonaktifkan” atau “Disable”.

Dengan menggunakan salah satu metode di atas, Anda dapat dengan mudah menonaktifkan aplikasi di perangkat Xiaomi Anda. Ingatlah bahwa beberapa aplikasi bawaan mungkin penting untuk sistem operasi, jadi pastikan untuk tidak menonaktifkan aplikasi yang diperlukan agar perangkat Anda tetap berfungsi dengan baik.

Kesimpulan

Dalam artikel ini, kami telah membahas cara menonaktifkan aplikasi di Xiaomi. Anda dapat menggunakan pengaturan sistem, aplikasi cleaner, aplikasi pihak ketiga, ADB, atau aplikasi pengelola aplikasi untuk melakukannya. Pastikan untuk berhati-hati dan tidak menonaktifkan aplikasi yang penting untuk sistem operasi. Dengan menonaktifkan aplikasi yang tidak digunakan, Anda dapat mengoptimalkan performa perangkat dan menghemat ruang penyimpanan.

Cek Berita dan Artikel Radarbatas.com lainnya di Google News.

Orang Juga Bertanya

Pertanyaan Jawaban
Apakah menonaktifkan aplikasi dapat mempengaruhi sistem? Menonaktifkan aplikasi yang tidak diperlukan biasanya tidak akan mempengaruhi sistem. Namun, pastikan untuk tidak menonaktifkan aplikasi yang penting untuk sistem operasi.
Bisakah saya mengaktifkan kembali aplikasi yang telah saya nonaktifkan? Ya, Anda dapat mengaktifkan kembali aplikasi yang telah Anda nonaktifkan. Cara mengaktifkannya dapat bervariasi tergantung pada metode yang Anda gunakan untuk menonaktifkannya. Jika Anda menggunakan pengaturan sistem Xiaomi, Anda dapat kembali ke halaman aplikasi dan pilih opsi “Aktifkan” atau “Aktifkan aplikasi”. Jika Anda menggunakan aplikasi pihak ketiga, biasanya ada opsi yang memungkinkan Anda mengaktifkan kembali aplikasi yang telah dinonaktifkan.
Apa dampaknya jika saya menonaktifkan aplikasi bawaan Xiaomi? Menonaktifkan aplikasi bawaan Xiaomi dapat menghemat ruang penyimpanan perangkat Anda dan mungkin juga dapat meningkatkan performa. Namun, beberapa aplikasi bawaan mungkin penting untuk sistem operasi atau memiliki ketergantungan dengan aplikasi lainnya. Jika Anda tidak yakin, sebaiknya jangan menonaktifkan aplikasi bawaan Xiaomi yang tidak Anda kenal.
Apakah metode yang disebutkan di atas berlaku hanya untuk Xiaomi? Tidak, metode yang disebutkan di atas dapat diterapkan tidak hanya pada perangkat Xiaomi, tetapi juga pada perangkat Android secara umum. Namun, antarmuka dan opsi pengaturan dapat sedikit berbeda tergantung pada merek dan model perangkat yang digunakan.
Apakah menonaktifkan aplikasi sama dengan menghapus aplikasi? Tidak, menonaktifkan aplikasi berarti Anda menonaktifkan aplikasi tersebut dari berjalan di latar belakang dan menghapus beberapa data yang terkait. Namun, file aplikasi tetap ada di perangkat Anda dan Anda dapat mengaktifkannya kembali jika diinginkan. Menghapus aplikasi berarti menghapus seluruh file dan data aplikasi dari perangkat Anda.
Apakah saya memerlukan akses root untuk menonaktifkan aplikasi? Tidak, kebanyakan metode yang disebutkan di atas tidak memerlukan akses root. Anda dapat menonaktifkan aplikasi dengan menggunakan pengaturan sistem, aplikasi cleaner, aplikasi pihak ketiga, atau ADB tanpa perlu melakukan root pada perangkat Xiaomi Anda.
TRENDING :  Perbedaan iPhone XR dan 11: Mana yang Lebih Unggul?